INFOSelamat Datang di Website Resmi PMII UNRAM - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.
Kaderisasi Mapaba Rayon Unram

Jelang Penerimaan Mahasiswa Baru, Rayon Se-Komisariat PMII UNRAM Gelar Rapat Perdana Matangkan Persiapan MAPABA 2026

Oleh: PMII UNRAM Dipublikasikan: Rabu, 05 Agustus 2026


MATARAM — Jajaran pengurus rayon se-Komisariat PMII Universitas Mataram menggelar rapat koordinasi perdana dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) 2026 pada Selasa (4/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk menyatukan visi kaderisasi sekaligus memperkuat arah gerakan organisasi yang adaptif terhadap perlawanan zaman.

Mengusung tema “Bergerak Berdampak: Berproses dengan Riang Gembira” , MAPABA tahun ini diharapkan menjadi ruang kaderisasi yang transformatif, inklusif, serta berorientasi pada lahirnya kader-kader yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Agenda puncak kegiatan diselenggarakan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

Rapat koordinasi menjadi forum strategi bagi seluruh rayon untuk menyamakan persepsi mengenai konsep pelaksanaan, penyusunan kepanitiaan, hingga penyempurnaan kurikulum kaderisasi. Seluruh materi yang disiapkan diarahkan pada penguatan fondasi intelektual, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran historis dan sosial siswa sebagai agen perubahan .

Ketua panitia pengarah menjelaskan bahwa tema yang diusung lahir dari kebutuhan kaderisasi di era kontemporer. Menurutnya, gerakan mahasiswa tidak cukup hanya mempertahankan romantisme perjuangan masa lalu, tetapi harus mampu menghadirkan dampak nyata melalui karya, pengabdian sosial, serta kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

“Bergerak harus menghasilkan dampak, sementara proses kaderisasi harus dijalani dengan penuh semangat dan kegembiraan tanpa mengurangi kedalaman substansi keilmuan. Dengan demikian, kader akan tumbuh menjadi pribadi yang kritis, produktif, dan tetap humanis,” ujarnya.

Dalam aspek materi, MAPABA 2026 dirancang untuk menginternalisasikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) sebagai manhaj al-fikr (metodologi berpikir) sekaligus manhaj al-harakah (metodologi bergerak). Nilai-nilai dasar seperti tawasuth (moderat), tawazun (seimbang), i'tidal (adil), dan tasamuh (toleran) akan menjadi landasan utama dalam proses kaderisasi.

Selain pembinaan nilai-nilai keislaman, peserta juga akan mendapatkan pembekalan mengenai filsafat ilmu, sains, analisis sosial, serta wawasan kebangsaan yang berpijak pada tradisi keilmuan yang memiliki sanad yang jelas. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membentuk kader yang memiliki kecerdasan intelektual, kematangan spiritual ( tafaqquh fiddin ), serta kepekaan terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.

Secara teknis, rapat perdana berhasil menetapkan garis besar timeline kegiatan, pembagian tugas antar-rayon, serta publikasi strategi berbasis media digital untuk menjangkau lebih banyak mahasiswa Universitas Mataram sebagai calon peserta MAPABA.

Melalui persiapan yang matang, MAPABA 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi menjadi ruang terbentuknya kader yang berintegritas, berdaya saing, serta siap mengabdikan diri bagi agama, bangsa, dan kemajuan peradaban.

Dengan semangat “Bergerak Berdampak: Berproses dengan Riang Gembira” , PMII Komisariat Universitas Mataram berkomitmen menghadirkan proses kaderisasi yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar organisasi sebagai pijakan utama dalam membangun generasi intelektual yang kritis, moderat, dan berkarakter.

Bagikan Informasi Ini: